Ketika Nyonya Pelit Punya Pembantu Penurut

Ayo Ketawa! - Di sebuah rumah mewah, tinggal seorang Nyonya Majikan yang terkenal sangat hemat—alias pelitnya minta ampun. Segala hal di rumah itu harus dicatat dan dihemat, sampai ke urusan barang-barang kecil.

Suatu pagi, dengan wajah cemberut dan kedua tangan berkacak pinggang, si Nyonya memanggil pembantu barunya yang saat itu sedang meringis menahan sakit gigi.

"Hai, gimana sih kamu ini! Tusuk gigi baru saya beliin satu kotak kemarin, sehari udah habis! Kamu buang ke mana?!" semprot Nyonya Majikan dengan nada tinggi.

Si pembantu yang ketakutan hanya bisa menunduk sambil memegangi pipinya yang agak bengkak.

"Maaf sekali, Nyonya... Tusuk giginya saya pakai terus. Soalnya gigi saya ini banyak yang berlubang, jadi makanan sering nyangkut di dalam. Sekali lagi maaf Nyonya, saya janji tidak akan menghabiskan tusuk gigi lagi..." jawab si pembantu polos.

Mendengar janji itu, si Nyonya cuma bersedekap dan mengangguk puas.

Seminggu kemudian, si Nyonya mengecek meja makan dan mendapati wadah tusuk gigi di sana masih terlihat penuh utuh. Dengan senyum lebar dan rasa bangga, ia mendatangi pembantunya.

"Nah! Ini baru pembantu yang pinter dan berbakti! Tusuk gigi saja bisa irit begini. Ngomong-ngomong, gimana sama gigi kamu? Udah sembuh? Udah gak berlubang lagi?" puji Nyonya manis.

Si pembantu menggeleng pelan, "Aduh, tidak Nyonya... Gigi saya ya tetap saja berlubang, habis memang sudah bawaan dari dulu."

Nyonya Majikan mendadak heran, "Lho, terus? Kamu tidak butuh tusuk gigi lagi? Selama seminggu ini kamu pakai apa dong? Kok tusuk gigi di meja tetap utuh tidak berkurang sama sekali?"

Si pembantu tersenyum polos lalu menjawab dengan santai:

"Ya tetap pakai tusuk gigi yang di meja itu dong, Nyonya... Cuma bedanya, sekarang tiap selesai saya pakai... langsung saya bersihkan terus saya kembalikan lagi ke tempatnya!"

"(〇o〇;)??!!!!" (***)